Perkenalkan namaku Chandra Dwi Pamungkas biasa dipanggil Chandra, aku sekolah di SMK SANJAYA Gunungkidul,dan sekarang sedang melaksanakan PKL di BLC Klaten

"Ilmu nomor 2, Karakter nomor 1"

VARIASI ANAK DAN REMAJA ASRAMA


ANAK DAN REMAJA ASRAMA YANG BERVARIASI
Asrama merupakan tempat  untuk menitipkan anak pada suatu yayasan atau lembaga tertentu karena adanya alasan-alasan dan faktor yang membuat orang tua atau keluarga anak tersebut dengan terpaksa menitipkannya di asrama milik yayasan atau lembaga. Anak/remaja yang tinggal diasramapun berfariasi mulai dari SD,SMP, maupun SMK.  Kebanyakan orang tua menitipkan anaknya keasrama karena faktor ekonomi yang menghambat dalam proses pendidikan, perkembangan watak maupun dalam relasinya terhadap orang lain. Anak/remaja yang seharusnya mampu untuk memperoleh pendidikan baik itu dibidang akademis maupun non-akademis harus tersendat oleh perekonomian dari keluarganya, inilah yang membuat atau mendorong orang tua anak/remaja tersebut untuk melepaskan anak/remaja mereka agar diasuh oleh orang lain dibawah naungan yayasan atau lembaga yang bersangkutan. Namun saat ini banyak dari anak/remaja asrama yang bila diukur dari segi ekonomi, sebenarnya mereka sangat berkecukupan. Namun karena ada faktor lainlah yang mengharuskan (tidak terpaksa) menitipkan anaknya ke asrama.
Namun hidup dalam asramapun tidak selalu berjalan dengan mulus, banyak sekali masalah-masalah yang dapat ditemukan dalam sebuah asrama. Masalah ini sering disebabkan oleh faktor dari anak/remaja itu sendiri yang sebagaimana dalam menjalani pertumbuhan dan perkembangan wataknya menuju kedewasaan. Masa ini membuat dia ingin hidup bebas tanpa adanya suatu aturan dan kekangan. Namun juga ada anak/remaja yang begitu patuh pada aturan yang berlaku, sehingga membuatnya hidup untuk aturan bukannya aturan untuk hidup. Inipun dapat menjadi masalah dalam perkembangan watak kepribadiannya kedepan.
Dalam pengalaman saya tinggal kurang lebih empat tahun di asrama, saya melihat begitu banya perbedaan yang sangat menonjol tergantung oleh alasan mereka sebelumnya dimasukan kedalam asrama itu. Saya kemudian membedakan atau menggolongkan anak/remaja yang tinggal didalam lingkungan asrama menjadi empat:
1.      Anak/remaja dari keluarga tidak mampu.
2.      Anak/remaja dari keluarga broken home.
3.      Anak/remaja bermasalah.
4.      Anak/remaja yang nakal.
Dalam tulisan ini saya akan membahas  satu persatu anak/remaja yang sudah saya golongkan tadi dari segi moral, segi mental, segi pergaulan, dan segi prestasi.
1.      Anak/remaja dari keluarga tidak mampu.
Anak/remaja dari keluarga tidak mampu adalah mereka yang berada dalam kondisi dimana keadaan perekonomian keluarga itu tidak memungkinkannya untuk bisa mendapatkan hak-hak yang seharusnya ia dapatkan.
a.       Segi Moral
Anak/remaja dalam golongan ini cenderung penurut, apalagi terhadap orang yang lebih tua dari mereka. Mereka memiliki sopan santun yang baik kepada semua orang apalagi yang baru mereka kenal. Selain iru mereka memiliki tatakrama yang halus, dalam berbicara, bertingkah laku, maupun dalam beraktifitas.
b.      Segi Mental
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki mental yang kuat. Mereka dalam kondisi apapun tetap mensyukuri, mengingat dirumah mereka jauh lebih berkekurangan dari pada saat mereka hidup dalam sebuah komunitas diasrama.
c.       Segi Pergaulan
Anak/remaja dalam golongan ini cendurung terbuka dan memiliki banyak teman, mereka mudah sekali bergaul dengan orang lain. Didukung dengan sopan santun yang baik membuat orang yang ada disekitarnya merasa nyaman dengannya.
d.      Segi Prestasi
Anak/remaja dalam golongan ini rata-rata memiliki semangat belajar dan semangat kerja yang luar biasa. Kebanyakan dari mereka belajar dan bekerja dengan tekun. Maka tak heran kalau dulu saya sering mendengar sejumlah anak/remaja dari golongan ini mampu mendapatkan sejumlah prestasi baik dibidang akademis maupun dibidang non-akademis, bahkan beberapa dari mereka mendapatkan beasiswa dari pemerintah berkat prestasi yang mereka peroleh.

2.      Anak/remaja dari keluarga broken home
Anak/remaja dari keluarga broken home adalah mereka yang menjadi korban dari pecahnya suatu rumah tangga (suami & isteri), sehingga mereka dipaksa untuk bisa hidup tanpa adanya perhatian penuh dari orang tuanya. Biasanya mereka dipaksa untuk mengikuti salah satu dari orang tua mereka atau bahkan ditinggal oleh kedua orang tua mereka dan hidup bersama orang lain, dan ini menyebabkan kondisi psikologi mereka tertekan oleh keadaannya.
a.       Segi Moral
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki moral yang cukup buruk. Bila mereka tidak bisa mengendalikan diri mereka, mereka bisa secara spontan melepaskan segela ekspresi mereka yang terpendam. Seolah-olah mereka seperti sedang mencari perhatian dari orang yang ada disekitarnya. Namun seringnya ekspresi yang mereka tunjukan malah cenderung kearah yang negative.
b.      Segi Mental
Anak/remaja dalam golongan ini, cenderung memiliki mental yang buruk. Mereka cepat sekali putus asa atau menyerah. Mereka juga memiliki tempramen yang buruk, anak/remaja dalam golongan ini mudah sekali tersinggung bila ada orang yang menegurnya. Sehingga orang yang berada disekitra mereka cenderung memilih diam walaupun anak/remaja itu melakukan sesuatu yang salah.
c.       Segi Pergaulan
Anak/remaja dalam golongan ini cenderung memilih-milih teman. Mereka akan berusaha mencari teman yang mau menerima mereka tanpa harus menyinggung perasaan mereka. Biasanya teman-temannya adalah orang yang cenderung hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri, sehingga mereka tidak mau tahu urusan atau problem apa yang sedang teman mereka rasakan. Mereka menganggap teman hanyalah orang yang bisa diajak bersenang-senang.
d.      Segi Prestasi
Anak/remaja dalam golongan ini cenderung memiliki prestasi yang dibawah standar. Dikarenakan cepatnya mereka putus asa dan berkata tidak bisa, sehingga usaha dan niat mereka terbuang sia-sia atau malah disalurkan untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka. Tetapi ada juga anak/remaja dari golongan ini yang bisa memiliki sejumlah prestasi yang baik, karena dia menyadari akan kekurangannya dan melampiaskan segala emosi mereka kedalam model yang lain.
3.      Anak/remaja bermasalah
Anak/remaja bermasalah adalah mereka yang memiliki tabiat atau kebiasaan yang cenderung condong kearah negative. Ini disebabkan oleh dua faktor yang pertama dari keluarga, bagaiman peran orang tua dalam mendidik mereka ditengah keluarga dan yang kedua adalah dari pergaulannya ditengah masyarakat dimana dia masuk didalam pergaulan yang tidak sehat dan justru menjerumuskannya kedalam sebuah problem.
a.       Segi Moral
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki moral yang baik. Mereka memiliki sopan santun yang baik kepada orang lain. Akan tetapi disatu sisi mereka hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri. Mereka bisa dianggap anak/remaja yang pemalas. Mereka akan terus mencari sesuatu atau apapun yang bisa menyenangkan dirinya sendiri, sehingga segala peraturan atau tata tertib yang berlakupun mereka langgar demi kesenangan pribadi.
b.      Segi Mental
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki mental yang baik dalam menghadapi segala sesuatu. Mereka cenderung merupakan anak-anak yang ceria, mudah bergaul dan berteman.
c.       Segi Pergaulan
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki banyak teman, tapi sayangnya teman-teman mereka ini kebanyakan adalah pribadi-pribadi yang kerap bermasalah atau sering melanggar aturan-aturan yang berlaku demi kesenangan mereka sendiri. Sehingga anak/remaja dalam golongan ini sering terbawa arus pergaulan mereka sendiri, karena kebanyakan dari mereka menomor satukan pertemanan.
d.      Segi Prestasi
Anak/remaja dalam golongan ini cenderung memiliki prestasi yang sama dengan anak dari keluarga broken home. Bukan hanya semangat belajar dan prestasi yang buruk, tetapi juga akhlak mereka disekolah. Mereka sering dipanggil oleh guru atau dipanggil oleh kepala asrama karena mereka sering melanggar tatatertib dan aturan yang berlaku.  Sehingga orang disekitar mereka yang melihat dia cenderung memberi “cap” sebagai anak yang penuh masalah.
4.      Anak/remaja yang nakal
Menurut UU No. 3 Tahun 1997 pasal 1, pengertian anak nakal adalah:
                                           I.            Anak yang melakukan tindak pidana atau
                                        II.            Anak yang melakukan perbuatan yang dinyatakan terlarang bagi anak, baik menurut peraturan perundang-undangan maupun menurut hukum lain yang hidup dan berlaku dalam masyarakat bersangkutan.
Dari pengertian anak nakal menurut UU diatas dapat disimpulkan kalau perbuatan yang mereka lakukan condong kearah yang negative sampai melakukan tindak pidana. Namun anak/remaja yang nakal disini yang saya maksud adalah mereka yang  memang melanggar aturan yang berlaku, namun dari segi pelanggrannya sendiripun bisa dikatan wajar untuk anak/remaja diasrama maupun disekolah. Mereka tetap aktif dalam berbagai macam kegiatan yang ada dan tidak semua aturan itu mereka langgar. Selain itu kebanyakan dari mereka juga ada yang berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik.
a.       Segi Moral
Anak/remaja dalam golongan ini malah bisa memposisikan atau mengontrol sikap mereka didepan orang banyak, sehingga bila dilihat secara sejenak mereka memiliki sopan santun yang baik dan mampu bersikap lebih matang. Mereka dari golongan ini malah aktif dalam berbagai macam bentuk kegiatan organisasi dilingkungan sekolah, masyarakat, maupun asrama. Namun dibalik itu semua anak/remaja dalam golongan ini tidak suka kalau hidup yang penuh aturan. Mereka cenderung mencari jati diri mereka dengan pergi kesana-kemari bersama teman-teman mereka walaupun itu melanggar aturan dari asrama sekalipun.
b.      Segi Mental
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki mental yang baik, mereka tidak mudah putus asa dalam menghadapi sesuatu malahan mereka berusaha menyelesaikan sesuatu yang mereka anggap rumit. Mereka juga tidak mudah tersinggung bila ditegur oleh orang lain, malahan mereka yang kerap kali menegur orang lain.
c.       Segi Pergaulan
Anak/remaja dalam golongan ini memiliki teman yang relatif banyak, seperti sebelumnya ini dikarenakan mereka aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat, sekolah, maupun diasrama mereka sendiri. Ini membuat mereka memiliki banyak teman dan kenalan dimanapun. Dari asrama mereka, sekolah, sampai dimasyarakat sekitar. Selain itu sifat atau watak mereka yang ceria membuat orang disekitar mereka merasa nyaman dengan mereka.
d.      Segi Prestasi
Anak/remaja dalam golongan ini sejauh pengamatan saya banyak dari mereka yang menoreh prestasi, tetapi juga ada beberapa dari mereka malah jatuh dalam prestasi mereka. Dikarenakan sifat mereka yang tidak suka terhadap aturan membuat mereka cenderung dalam melakukan segala sesuatu lebih merasa enjoy, ini dikarenakan mereka juga masih memikirkan tanggung jawab mereka sebagai seorang pelajar. Tetapi juga ada sebagaian dari mereka yang tak mau diatur tetapi juga lupa akan tanggung jawab dan kewajiban sebagai seorang pelajar sehingga prestasi mereka menjadi jatuh.
5.      Saran dan Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa anak/remaja yang hidup diasrma memilik banyak sekali latar belakang dan watak yang berbeda-beda yang mana dapat mempengauhi watak perkembangannya dan mempengaruhi relasinya dengan orang yang ada disekitarnya. Maka dari itu peran pendamping sebagai orang yang dipercayakan oleh orang tua anak/remaja yang dititipkan kepada Yayasan atau Lembaga tersebut sangat dibutuhkan demi mendukung tumbuh kembangnya watak dan relasi anak/remaja. Disarankan untuk para pendaming agar lebih memahami latar belakang dan watak para anak/remaja agar dalam memberikan pendampingan maupun arahan dapat lebih efisien dan tepat pada sasaran yang dituju.



Foto


Beberapa sertifikat dan piagam yang diperoleh.














Kenakalan anak/remaja asrama

 














   

Share:

No comments:

Post a Comment

Buku Tamu


Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini

Pengunjung

Search This Blog

Powered by Blogger.

VARIASI ANAK DAN REMAJA ASRAMA

ANAK DAN REMAJA ASRAMA YANG BERVARIASI Asrama merupakan tempat   untuk menitipkan anak pada suatu yayasan atau lembaga tertentu karena a...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.